Ketika Dilanda Rindu Makanan Singapura

Baru aja saya scrolling gallery di handphone untuk mencari inspirasi untuk tulisan blog. Sampai lah ke foto – foto di tahun 2016 dan menemukan sebuah foto saat saya kuliah di Singapura. Saat itu teman saya sedang berulang tahun dan mentraktir kami se-geng makan malam di sebuah restoran dim sum.

Mendadak saya mellow dan langsung kangen makan disitu. Lalu terbayang makanan yang biasa saya makan lainnya.

Sebetulnya ada lumayan banyak makanan Singapura berseliweran di Jakarta. Sayangnyaa, tetap nggak bisa dibohongin ya soal rasa pasti beda. Berikut adalah beberapa makanan beserta tempatnya yang bikin saya kepikiran sampai susah tidur *lebay* :

Picture courtesy by Forum Singapore

Guan Kee Fried Carrot Cake – Albert Hawker Center

Untuk yang nanya lokasi Albert Hawker Center ini, letaknya persis di belakang Bugis Market. Kalau lihat ada tempat makan berbentuk lingkaran tinggal masuk aja kesitu. Oh ya, sekedar informasi biasanya carrot cake sudah habis terjual setelah makan siang.

Bukan, ini bukan carrot cake seperti kue bolu wortel kering dilapisi cream cheese yang dijual di toko kue kebanyakan. Singapore carrot cake itu seperti kwetiau yang kenyal. Bisa pilih rasa manis atau asin. Seporsi carrot cake ukuran kecil dibanderol harga $2 dan tersedia dalam 3 ukuran, yaitu small, medium, dan large.

Saat jam makan siang, biasanya akan ada antrian yang cukup panjang di depan stall carrot cake ini. Emang seenak itu sih rasanya dan penjualnya juga cukup ramah.

Swee Choon Tim Sum – Jalan Besar

Swee Choon ini adalah restoran yang menjual berbagai macam dimsum dan siomay. Lokasinya persis di depan pintu 9 Mustafa Centre. Restoran ini buka 24 jam dan hanya tutup di hari Selasa. Eh, walaupun hampir nggak pernah tutup tetap penuh antriannya setiap hari.

Sekedar informasi, restoran ini nggak halal ya. Kalau kesini ya saya pilihnya menu yang jelas – jelas tidak ada unsur babinya. Menu favorit saya adalah Portuguese Egg Tart, Shichuan Chilli Oil Wonton, dan Salted Egg Bun. Yumm!

Hampir semua pegawai disini tidak berbahasa inggris ya, teman – teman. Meski begitu nggak sulit kok untuk memesan makanan karena menunya tersedia dalam bahasa inggris. Tips dari saya, biasanya pegawai suka memberikan tissue basah dan acar. Better langsung ditolak ya, karena kalau didiamkan biasanya nanti malah kena charge.

Taste Good Salted Egg Chicken – Sim Lim Square

Suka malu sendiri kalau ditanya dimana letak persisnya tempat makan ini, karena jawabannya pasti akan begini

“Naik eskalator ke lantai dua, di depan situ tempatnya ada di belakang Sex Toys Shop”. Hahahaha!

Siapa, sih orang Indonesia yang nggak tahu tempat ini? Siapapun kalau berkunjung ke Negara Singa Duyung ini pasti bakal menyempatkan satu hari makan disini. Banyak mahasiswa dan pekerja asal Indonesia pun suka janjian untuk lunch atau dinner. Makanya jangan heran kalau sudah sampai sana yang terdengar adalah bahasa indonesia.

Menu favoritnya adalah Chicken Salted Egg, yaitu ayam goreng tepung yang disiram dengan saus telur asin. Dibanderol dengan harga $5.5 dan mulai tersedia setelah jam 12 siang.

Ada juga beberapa menu lain yang nggak kalah nikmat seperti Cereal Prawn – udang goreng yang dimasak dengan sereal gandum – dan Chicken Blackpepper, dan semuanya disajikan dengan nasi panas dan telur mata sapi. Jangan lupa makannya dengan kecap asin dan irisan cabe hijau ya. Beugh, ngeunah pisan.

Lao Ban Soya Bean Curd

Kalau ke Singapura, pasti sering banget deh liat stall susu kedelai dan kembang tahu dimana – mana, mulai dari di stasiun MRT sampai ke Shopping Mall.

Buat saya, satu – satunya makanan olahan kedelai yang enak itu merknya Lao Ban. Kedelainya nggak bau apek, malahan cenderung wangi vanilla. Soal harga sih nggak begitu mahal, untuk satu mangkok bean curd dihargai $2.5 saja.

Sayangnya, sekarang Lao Ban stall nya sudah langka. Entah kurang laku atau memang tidak bisa bersaing dengan brand lainnya. Dulu saya biasa beli di stall yang ada di MRT Jurong East karena searah dengan asrama, sampai akhirnya mereka menutup gerai nya dan saya pun kurang tahu juga gerai lainnya dimana.

Picture courtesy by Seth Lui

Yong Tou Foo Laksa – Koufu Commonwealth

Pasti familiar lah ya sama yong tou foo atau yong tau fu karena banyak di mall – mall Jakarta. Sup kuah bening yang berisi macam – macam bakso dan sayuran lalu dimakan dengan semangkuk nasi hangat.

Di Singapura ada pilihan laksa dan favorit saya dimakan dengan misoa. Gurih – gurih asin dan sedikit rasa manis mantap banget dimakan pas hujan – hujan.

Hampir di tiap food court menjual menu Yong Tou Foo tapi saya paling suka makan di Koufu Food Court yang ada di bawah MRT Commonwealth. Dekat dari asrama soalnya hehehehe.

Harganya pun beragam mulai dari $3 yang berisi 5 macam (boleh mix bakso dan sayuran) dengan nasi, bihun, misoa, atau mi.

Picture Courtesy by Nene Chicken SG

Nene Chicken – Star Vista

Kalau sesekali kepingin makan fast food, pilihan saya jatuh ke Nene Chicken pastinya.

Restoran siap saji asal Korea ini menyajikan ayam goreng tepung bumbu dengan rasa bulgogi dan berbagai macam saus cocolan seperti Swicy yang super pedas, Green Onion, dan favorit saya Honey Mustard Dip yang manis – asam.

Saya jarang sekali makan di tempat langsung dan lebih suka pesan delivery. Soalnya Star Vista lumayan jauh dari tempat tinggal saya.

Biasanya saya akan pesan Set Meal A yang berisi 6 chicken tender, curly fries atau soy rice, corn salad, dan minuman ringan. Tentunya saya akan pilih Cold Sparkling Yuzu, yaitu soda rasa jeruk yuzu yang seger banget.

Untuk harga memang lumayan mahal ya, yaitu $9.90. Biasanya saya makan ini patungan berdua dengan teman karena porsinya cukup banyak.

***

Itulah beberapa macam makanan yang sekarang bikin saya kepingin langsung terbang kesana dan makan di tempat. Sayangnya nggak tahu sampai kapan kita bisa jalan – jalan seperti keadaan normal lagi.

Nggak papa lah ya, diomongin aja dulu. Siapa tahu juga daftar diatas bisa membantu teman – teman yang nantinya berencana untuk liburan kesana.

Kalau ke Singapura, apa makanan yang nggak akan kalian lewatkan?

11 thoughts on “Ketika Dilanda Rindu Makanan Singapura”

  1. Ya ampuuuuuuuuuun, segitu seringnya ke singapur, dan aku ga prnh datangin semua tempat iniiiii hahahaha. Aku catetttt mba.

    Jujurnya singapur itu hanya utk tempat main reverse bungy dan Giant swing di Clarke quay pas weekend trus besoknya pulang :p. Jd aku ga begitu tau ttg singapur. Pas msh tinggal di Penang , apalagi msh anak kuliahan, aku ga prnh jelajah singapur sampe segitunya juga. Paling cuma yg beken2nya hahahaha.

    Ini mah list di atas pd bikin ngileeeer semuaaaa mba :D. Yg aku inget tiap ke singapur cuma 1 kalo kuliner, Chilli crab di jumbo seafood :D. Itu doang. Sblm kemudian melipir ke Malaysia 😀 . Next ke singapur aku hrs lamaan deh, biar LBH tau kulinernya

    Like

    1. Edan ih si Mba Fani berani banget main giant swing, aku sih mending duduk – duduk aja terus dadah – dadah dari dalam Nandos sambil makan ayam hahahaha!

      Mbak faniiii, chili crab ada yang lebih enak di old changi airport. Wah lupa deh aku masukkin ke daftar

      Like

  2. Huaaa Laksa! Aku suka banget sama Laksa di Singapura. Rasanya beda dari Laksa yang ada di Indonesia dan lebih sesuai dengan lidahku walaupun pedes hahaha.
    Oiya, sama sop ikan, Kak Ayu! Sop ikan di sana enak deh, mirip Sop Ikan Batam kalau di Jakarta sih, tapi menurutku, Sop Ikan di Singapur isiannya lebih banyak dan harganya lebih sesuai.

    Like

    1. Yakaann? laksa singapur emang enak buangettt!

      Wah dimana Li sop ikan? Parah aku nggak pernah liat lho. Kalau kepengen sampe bela – belain naik kapal ke batam terus numpang di rumah temen hahaha. Tau ada di Singapur kan mending disana aja -,-

      Liked by 1 person

  3. Aku jadi pengen travel kulineran ke Singapore… dan aku karena aku anak “noodle head”, sewaktu aku nyobain laksa pertama kalinya, aku langsung jatuh hati.. padahal aku makannya di warung pinggiran di australia, itupun disuruh nyobain sama temenku. Jadi penasaran Laksa authenticnya Singapore ❤

    Liked by 1 person

  4. Tahun kemarin ke singapura, dan nggak ada satupun list di atas yang kucicipi nih Mbak, huhu. Sekalinya ke sana malah yang dicicipi tetep aja makanan khas indonesia. Agak takut nggak cocok terus udah bayar mahal kan emang, hihi

    Liked by 1 person

  5. Hi mba Ayuuuu,

    Saya suka banget salted egg chicken dan Nene chicken hahaha. Apa pun makanan berbahan ayam pasti suka. Dan memang dua itu enaaak. Kalau di Singapore, yang nggak bisa saya lewatkan pastinya Nasi Hainan 😆

    Setiap kali ke Singapore minimal harus makan Nasi Hainan sekali sebelum pulang. Dan tentunya mampir Little India sebab di Bali or Jeju jarang ada yang jual makanan India. Paling Mediteran atau TimTeng jadi saat ke Singapore, saya akan sempatkan mampir Little India demi briyani, chicken Masala dan teman-temannya 😂

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s