Life in Weeks #4

Gambar dari sini

Telepon rumah kami berdering bertepatan dengan Adzan Maghrib yang berkumandang di Rabu minggu lalu. Sangat tidak biasa karena yang langganan menghubungi telepon rumah biasanya kedua orangtua saya sementara mereka sudah seminggu menginap disini.

Adik saya yang mengangkat teleponnya. Ternyata ada berita duka. Om saya, adik kandung Papi sudah tidak ada. Setelah beberapa tahun berjuang melawan diabetes dan komplikasi penyakit lain akhirnya beliau menghembuskan napas terakhirnya.

Berita duka ini cukup membuat saya sedih karena waktu kecil saya cukup dekat dengan Om saya ini. Beberapa kenangan yang paling saya ingat tentang beliau adalah saat Papi dan Mami berangkat haji ketika saya duduk di kelas 5 SD beliau sering mengajak saya bermain dengan anak – anaknya, mulai dari sekedar ke Mall sampai ke Taman Topi Bogor. Pada masa itu film AADC juga sedang diputar dan saya yang baru pertama kali menonton film remaja (meskipun saya nya masih piyik) suka sekali dengan lagu – lagu karangan Melly Goeslaw di film itu. Nah, Om saya ini lah orang yang dengan baik hati membelikan kaset soundtrack AADC.

Saya hanya bisa mendoakan semoga amal ibadahnya diterima oleh Tuhan YME.

Anyway, selain berita duka di minggu lalu juga pastinya ada kejadian menyenangkan. Salah satunya untuk saya diminta menjadi narasumber sebuah konten Live Instagram oleh teman saya. Kami membahas dengan tema ‘Stop Baby Shaming’. Jadi, disitu saya sharing bersama teman saya Ajeng – seorang dosen dan praktisi PAUD – mengenai pengalaman saya sebagai seorang Ibu dari bayi prematur, mulai dari pengalaman saat hamil, bersalin, cara menstimulasi, dan apa yang saya lakukan saat saya menerima omongan dan perlakuan tidak enak dari orang – orang sekitar.

Awalnya saya deg – degan karena ini pertama kalinya saya menjadi narasumber. Eh, ternyata seru banget! Kami ngobrolnya cukup santai dan senangnya dapet teman baru yang sama – sama Premie Mom (sebutan untuk orangtua dengan anak yang terlahir prematur).

Berita menyenangkan lainnya Alhamdulillah minggu ini saya sibuk. Yup, i’m back in business 😀 For those who don’t know, saya bekerja sebagai freelance make – up artist. Sebenarnya mulainya sudah lama, tapi beneran bari diseriusin sekarang.

WHAT I WATCHED

Kissing Booth 2 has released! Finally the wait is over yeaayy!

Iya tau, walaupun saya sudah ibu – ibu tapi saya masih senang nonton romcom macam Kissing Booth ini. Habis gimana dong, Jacob Elordi ganteng bangeet that i couldn’t resist *ganjen lol.

Kissing Booth 2 ini adalah lanjutan dari film yang pertama. Bercerita tentang Elle yang sudah dari dulu janjian sama Lee Flynn sahabatnya untuk kuliah di UC Berkeley tapi di satu sisi galau kepengen kuliah deket sama pacarnya di Harvard Boston.

Well, saya nggak mau spoiler yaa sama teman – teman. Kalau ada yang penasaran mau nonton film ini bisa ditonton di Netflix.

So, how’s your weekend? Feel free to share in comment section 🙂

6 thoughts on “Life in Weeks #4”

  1. Kak Ayu, turut berduka cita atas kepergian om-nya 😦 semoga amal ibadah Alm diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan ya 🙏🏻

    Turut senang juga karena kak Ayu diundang jadi narasumber dan back to bussiness. Semoga lancar selalu untuk kerjaan kak Ayu dan ilmu yang dibagikan sewaktu menjadi narasumber bisa bermanfaat bagi mommies lainnya 😁

    Btw, aku masukin Kissing Booth 2 ke watchlist nih! Aku sempat nonton ke1-nya juga. Nggak nyangka ternyata ada yang ke2 dan baru tayang 😍
    Harus siapin waktu buat nonton nih! Hahaha. Terima kasih lho kak informasinya ❤️

    Like

    1. Terima kasih lia atas doanya. Semoga yaa Almarhum berada di tempat terbaik di sisi Tuhan YME skrg.

      Aamiin. Iya bersyukur bangettt selalu dikasih happy dibalik semua cobaan atau berita duka.

      Anyway kissing booth harus nonton sih, ringan ringan yang bikin baper hehe

      Like

  2. Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun. Turut berduka cita atas berpulangnya Om Mbak.
    Beberapa weekend terakhir, aku lagi survei lokasi calon rumah. Karena susah banget cari rumah di Surabaya yang sesuai budget kami, jadi harus cari ke pelosok2 & pinggir2. Lumayan pegel juga sih perjalanan jauh naik motor bawa anak 3, hehe.. Tapi seru Alhamdulillah.

    Like

    1. Aamiin. Terima kasih ucapannya Mba. Salam kenal yaa 🙂

      Waah selamat hunting rumah mba. Percaya rumah itu jodoh – jodohan. Semoga cepat ketemu rumah yang sreg di hati mba dan keluarga :*

      Like

  3. Turut beruka cita kak.

    Hebat euy, jadi narasumber tth momshamming. salut.
    btw, aku jadi ngebayangin si jacob elordi itu syuting kissing booth2 sama mantannya joey king (which is paporit artis saya sejak dia main di RAMONA ), hihihi. tapi teteh profeionel ya mereka.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s