Our First Anniversary

  Kayaknya baru kemarin jam 3 pagi dibangunin papa saya lalu kami sekeluarga berangkat menuju Balai Sudirman, tempat dilangsungkannya akad dan resepsi pernikahan saya dan Mas Adit. Sepanjang jalan saya ngantuk banget tapi nggak bisa tidur karena deg – degan. Nggak nyangka, kejadian itu sudah berlangsung setahun yang lalu.

  Bersyukur sekali di anniversary kami yang pertama ini Allah mempercayakan kami untuk dititipkan seorang Ammar. Alhamdulillah juga keluarga kami diberikan kesehatan dan rezeki yang cukup. Doa saya, semoga tahun – tahun berikutnya masih bisa kami lewati bersama dalam keadaaan sehat, selalu diberikan rezeki oleh Allah, dan bisa menyaksikan Ammar tumbuh besar menjadi anak yang soleh dan sehat. Amin.

  Karena saya bukan tipikal orang yang suka fancy dinner, Di anniversary yang pertama ini, awalnya kami berniat untuk quality time berdua saja dengan sarapan pagi di hari minggu dan lanjut saya minta ditemani potong rambut. Ya,  mengingat Ammar sudah semakin besar dan sudah pintar menarik – narik rambut Mamanya. Sayangnya, rencana ini gagal karena satu dan lain hal. Akhirnya rencana kami berubah menjadi sarapan berempat dengan Ammar dan mbak pengasuhnya juga.

Tadinya saya sudah pengen banget ngajak suami ke Twinhouse Cipete dan sudah browsing via aplikasi zomato tapi sayangnya hari itu beberapa jalan menuju sana ditutup, walhasil kami pindah tujuan ke Siku, Dharmawangsa.

  Dipandu dengan aplikasi waze, restoran ini tidak begitu sulit ditemukan. Untungnya karena saat itu pagi hari dan belum ada pengunjung, kami bisa mendapatkan tempat parkir yang strategis karena katanya kalau semakin malam semakin banyak pengunjung yang datang dan sulit sekali mencari parkir.

  Dari depan, tempatnya seperti bekas rumah biasa, begitu masuk ke dalam ternyata tempatnya lucu dan sejuk karena cat tembok yang berdominasi warna hijau ditambah atap transparan sehingga banyak cahaya matahari yang masuk. Di luar pun terhampar rumput sintetis dan meja pendek bagi orang – orang yang ingin duduk lesehan. Oh ya, Siku juga menyediakan area bermain untuk anak – anak di dalam ruangan dan di luar ruangan mereka menyediakan trampoline.

  Setelah pramusaji memberikan menu, saya memilih untuk order Cacio Pepe, yaitu spaghetti dengan keju dan truffle oil ditaburi dengan smoked chicken, dan Lemongrass and Ginger tea. Sementara itu, Mas Adit memesan Avo Toast, Ginger Kale, dan Cappuccino karena menurut Mas Adit nggak afdol kalau nggak nyobain kopinya.

  Tidak berapa lama kemudian semua minuman kami datang. Lemongrass and Ginger tea hangat yang saya pesan rasanya menenangkan sekali dan Ginger Kale punya suami saya rasanya segar dengan sensasi jahe yang agak pedas. Cappuccino nya pun terasa strong namun tetap smooth dan creamy.

  Menyusul makanan yang kami pesan pun datang. Cacio Pepe nya wangi sekali truffle nya, saking enak dan laparnya saya, akhirnya nggak sempat difoto deh hahaha. Untuk Avo Toast nya terlihat menarik. Alpukat yang menjadi bintang sajian ini ternyata sudah dalam bentuk puree dan manis sekali seperti jus alpukat. Di bawah toast nya terdapat salad yang berisi selada, bawang merah impor, dan tomat ceri yang diberikan dressing balsamic vinegar oil. Rasa saladnya segar namun rasa alpukat puree nya manis jadi menurunkan nilai rasa dari hidangan tersebut. Meski begitu, kami tetap menikmatinya.

  Sejauh ini saya cukup merekomendasikan tempat ini apalagi kalau bawa anak – anak. Ammar sampai ketiduran saking ademnya restoran ini.
  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s